Gunungkidul – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan BIMTEK FGD Smart City di Hotel Santika, Logandeng, Playen, Senin (19/9/2022).
Focus Group Discussion (FGD) dan Bimtek Smartcity merupakan bagian proses penyusunan perubahan Masterplan Smart City yang sesuai dengan RPJMDKabupaten Gunungkidul tahun 2021-2026 dan penyediaan SDM pengelola layanan TIK yang kompeten dan tersertifikasi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.
Dalam kesempatan ini Bupati Gunungkidul, Sunaryanta membuka Forum Group Discussion dan Bimbingan Teknis Smart City Tahun 2022.
Bupati Gunungkidul dalam sambutanya mengatakan, smart city diharapkan dapat mendukung transformasi digital yang akan bermuara pada terbentuknya ekonomi digital masyarakat.
“Smart city diharapkan secara nyata dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Gunungkidul,” paparnya.
Bupati mengaku smart city erat kaitannya dengan penggunaan signal internet. Namun saat ini masih ada beberapa kawasan di Gunungkidul masuk dalam zona blank spot. Untuk itu pihaknya meminta Diskominfo segera memetakan wilayah tersebut.
“Smart city tidak lepas dari pembangunan infrastruktur. Meski setiap wilayah saat ini dapat mengakses internat tapi masih ada yang blank spot ini tolong menjadi perhatian,” paparnya.
Bupati mengatakan, penggunaan teknologi informasi memberikan dampak yang besar dalam pertumbuhan Kabupaten Gunungkidul. Serta digunakan untuk menyusun solusi berkelanjutan untuk masyarakat dengan para stakeholder, ahli, dan praktisi untuk merealisasikan solusi nyata berbasis pengintegrasian.
Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Gunungkidul, Wahyu Nugroho mengatakan, Forum Group Discussion dan Bimbingan Teknis Smart City Tahun 2022 akan digelar selama 4 hari mulai Tanggal 19-22 September 2022.
“FGD salah satunya membahas tentang review rencana staregis smart city Gunungkidul bersama Inixindo jogja,” paparnya.
Adapun maksud dari pelaksanaan pekerjaan adalah terlaksananya Focus Group Discussion perumusan perubahan Masterplan Smart City dan pengembangan SDM (Bimtek) pengelola layanan TIK. Sedangkan, tujuannya adalah tersedianya rumusan perubahan Masterplan Smart City dan tersedianya SDM pengelola layanan TIK tersertifikasi
Hadir dalam acara tersebut, Kepala – kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul ,instansi vertikal, Wakil ketua dewan smart city dan tim pelaksana pengembangan Gunungkidul smart city atau Kepala Bapeda Gunungkidul. Sekretaris Dewan Smart City dan Ketua Tim Pengembangan Gunungkidul Smart City atau Kepala Diskominfo Gunungkidul serta Anggota Dewan Smart City.